Pengurus DPTD PKS Batam Silaturahmi ke LAM, Tegaskan Dukungan Pelestarian Adat Melayu

BATAM – Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau Kota Batam di Gedung LAM/Gedung Nong Isa Batam-Istana Besar Madani, Selasa (5/5/2026).

Kunjungan tersebut menjadi agenda silaturahmi perdana pengurus PKS Batam masa khidmat 2025–2030 sejak dilantik pada 7 September 2025 lalu.

LAM dipilih sebagai tujuan pertama karena Melayu sebagai “Payung Negeri” sekaligus representasi tuan rumah pemilik negeri Kota Batam Bandar Dunia Madani.

Sekretaris PKS Kota Batam, Rohaizat yang akrab disapa Pak Long, membuka pertemuan dengan membacakan pantun yang disambut hangat suasana kekeluargaan.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan Ketum LAM serta memperkenalkan rombongan pengurus yang hadir.

“Sejujurnya sudah lama kami ingin bersilaturahmi dengan LAM, namun baru hari ini terlaksana. Sejak kepengurusan baru, ini adalah kunjungan pertama kami ke lembaga atau organisasi. Kami memandang LAM sebagai pemilik negeri, tuan rumah di tanah Melayu ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua DPD PKS Kota Batam, Yusuf, menegaskan bahwa silaturahmi ini juga memiliki makna khusus karena bersempena dengan Milad ke-24 PKS.

“Momentum ini menjadi bagian dari upaya kami mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya Lembaga Adat Melayu sebagai Payung Negeri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen partainya melalui pantun yang menegaskan posisi LAM sebagai Payung Negeri yang harus didukung dan dihormati.

Ia menegaskan bahwa kehadiran PKS tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memberikan dukungan terhadap peran LAM dalam menjaga dan menegakkan adat serta budaya Melayu di Batam.

“Kami siap mendukung program-program LAM. Secara politis, kami juga memiliki enam anggota DPRD Batam yang sejak awal ikut mengawal Perda LAM yang dalam waktu dekat akan disahkan,” ungkap Yusuf.

Sementara itu, Ketum LAM Provinsi Kepulauan Riau Kota Batam, Yang Mulia H. Raja Muhammad Amin Dato’ Wira Setia Utama, menyambut baik kunjungan tersebut.

Ia mengaku senang karena PKS menjadi partai pertama yang bersilaturahmi ke Gedung LAM Batam.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik kunjungan ini. LAM (baca “Melayu”) adalah Bangsa yang terbuka untuk siapa saja tanpa membedakan latar belakang. Gedung LAM adalah rumah besar kita, Istana Besar Madani bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi dan partai lain untuk turut menjalin komunikasi dengan LAM sebagai tuan rumah di Negeri ini.

Dalam kesempatan itu, YM H. Raja Muhammad Amin turut memaparkan sejumlah program LAM, di antaranya rencana merubah dan memberi nama bundaran dan simpang di Kota Batam dengan nuansa Melayu yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi untuk diusulkan kepada Pemerintah Kota Batam dan Hasil Raker LAM yang berisi Petuah, Program Kerja dan Rekomendasi sampai dengan Tahun 2030.

Menutup pertemuan, YM H. Raja Muhammad Amin menyampaikan pantun sebagai pesan kebersamaan:

Ikan sagai ikan tenggiri
Ikan patin di dalam raga
Melayu sebagai payung negeri
Saudara yang lain sehati menjaga

Pertemuan diakhiri dengan harapan agar semua pihak dapat memainkan peran masing-masing dengan baik menjaga Batam, aman, damai, sejahtera dan menghormati LAM dan Melayu sebagai tuan rumah pemilik negeri ini, di sisi yang lain LAM dapat terus menjadi tuan rumah yang baik dan memayungi semua elemen masyarakat Batam seperti yang sudah berjalan dan kita rasakan saat ini.

Adapun rombongan PKS Batam yang hadir dalam silaturrahmi tersebut antara lain Ketua DPD Yusuf, Sekretaris Umum Rohaizat, Bendahara Umum Tri Wahyudi, Ketua MPD Suhermanto, Sekretaris MPD sekaligus Ketua Bapemperda DPRD Batam Siti Nurlailah, Ketua BKAP Zenal Satiawan, Sekretaris DED Adin, Ketua BP3 Amri Beddu, serta Anggota Komisi I DPRD Batam M. Mustofa.***

Tags: , ,